6 Tips Memilih Springbed Murah Berkualitas untuk Kamar Tidur Anak

Sama halnya ketika Anda memilih springbed murah di pertalitespringbed.com untuk diri sendiri, Anda juga perlu memilih kasur spring bed yang berkualitas untuk kamar tidur buah hati Anda. Pasalnya, kasur yang berkualitas akan lebih bisa menjamin kualitas tidur yang baik serta kenyamanan untuk tidur nyenyak yang sangat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Bahkan, kasur yang sesuai akan dapat membantu menunjang postur tubuh anak dan memengaruhi kekuatan tulangnya. Di samping itu, kasur spring bed yang benar-benar berkualitas baik juga dapat bertahan lama sampai dengan 10 tahun, atau malah lebih. Karena itu, selain kualitas kasurnya sendiri, Anda juga perlu memertimbangkan apakah kasur tersebut akan tetap bisa digunakan selama tubuh anak Anda bertambah tinggi dan besar,
Kalau begitu, seperti apa ya kasur spring bed berkualitas yang tepat untuk digunakan di kamar tidur anak Anda? Dalam ulasan berikut ini, Anda bisa temukan 6 tips memilih kasur spring bed anak yang berkualitas dan nyaman untuk tidur buah hati selama masa pertumbuhannya. Simak daftarnya di bawah ini!
Tips Memilih Kasur Spring Bed untuk Anak

  1. Pilih ukuran yang tepat.

    Sebagian besar anak bertransisi dari tempat tidur bayi ke tempat tidur besar begitu ia menginjak usia 2-3 tahun. Karena itu, Anda barangkali memertimbangkan untuk membeli tempat tidur anak. Akan tetapi, jika Anda memertimbangkan aspek kegunaan kasur dalam jangka waktu yang lebih panjang lagi, sebaiknya Anda memilih kasur spring bed anak berukuran twin, twin XL, atau full size.

    Kasur anak berukuran twin adalah opsi ideal apabila Anda ingin kasur anak yang hemat tempat dan mendesain kamar yang ditempati oleh dua anak. Sementara itu, kasur berukuran twin XL punya ukuran yang sedikit lebih panjang dibandingkan kasur berukuran XL, dan akan relatif mampu mengakomodasi kebutuhan anak akan kasur yang nyaman selama masa puber kelak. Dan untuk kasur berukuran full size, opsi ini lebih cocok untuk kamar yang berukuran lebih besar serta dapat digunakan secara bersamaan oleh dua anak. Kasur full size memang punya panjang yang sama dengan panjang kasur ukuran twin, tapi dimensinya secara keseluruhan membuat kasur full size lebih nyaman digunakan anak sampai ia remaja dan menjelang usia dewasa sekalipun.

  2. Cek material kasurnya.

    Apakah anak Anda memiliki alergi tertentu? Kalau iya, Anda barangkali wajib menghindari kasur yang terbuat dari bahan sintetis. Pasalnya, pilihan kasur yang satu ini terkadang bisa mengakibatkan iritasi pada kulit, masalah pernapasan, dan masalah kesehatan lainnya.
    Alternatifnya, Anda bisa pilih kasur spring bed dengan kandungan bahan organik atau yang materialnya mengandung bahan organik seperti katun, wol organik, lateks alami, atau bahkan bambu.

    Apabila Anda kurang yakin dengan komposisi material kasurnya, coba cek dulu label kasur dari produsen atau cek website-nya, dan cari apakah materialnya mengandung bahan kimia tertentu.

  3. Perhatikan fitur kasur yang sesuai.

    Kasur spring bed biasanya memiliki fitur seperti innerspring coil, yang merupakan fitur paling umum dalam jenis kasur yang satu ini. Dengan begitu, ada pegas yang saling terhubung agar mampu menopang tubuh tanpa membuat badan menjadi bungkuk. Kemudian, ada innerspring pocker coil, di mana terdapat jajaran pegas yang terpisah dan bekerja sendiri-sendiri dalam menopang tubuh penggunanya.

    Opsi yang satu ini sangat direkomendasikan untuk anak karena berat badan anak yang relatif lebih ringan sehingga tidak akan mengakibatkan tekanan yang terlalu besar pada pegas. Dengan begitu, usia pakai kasur spring bed pun bisa bertahan lebih lama.

  4. Tentukan tingkat kenyamanan yang pas.

    Beragam jenis kasur di pasaran, termasuk kasur spring bed, tersedia dengan tingkat keempukan yang berbeda-beda, mulai dari ekstra keras (extra firm) hingga ekstra empuk (ultra plus). Idealnya, hindari kasur yang terlalu empuk karena kasur seperti ini justru kurang mampu menopang bentuk tubuh dan malah mengakibatkan badan bungkuk.

    Sementara itu, kasur yang terlalu keras malah bisa mengakibatkan timbulnya rasa sakit pada bagian tertentu, terutama pinggul, pinggang, dan bahu. Amannya, Anda bisa pilih yang tingkat keempukannya menengah alias medium, dan pastikan bahwa Anda mengajak anak Anda berbelanja kasur agar ia bisa mencoba kasurnya langsung saat di toko.

  5. Pilih desain yang tahan lama.

    Anak-anak, terutama mereka yang aktif dan lincah, memang sering mengakibatkan banyak “kecelakaan” lewat tingkah dan polahnya. Salah satunya adalah hobi loncat-loncat di atas kasur, apalagi kasur spring bed. Oleh karenanya, apabila Anda punya anak yang super aktif dan lincah, Anda sangat dianjurkan untuk memilih kasur spring bed yang benar-benar kokoh agar mampu menahan segala risiko kerusakaan yang diakibatkan oleh polah mereka.

    Di samping itu, Anda juga sangat disarankan untuk menambahkan pelindung kasur (mattress protector) begitu Anda membeli kasur baru untuk anak, terlepas dari apapun jenis dan ukurannya nanti. Sebab, adanya pelindung kasur nanti akan mampu melindungi permukaan kasur dari noda dan Anda hanya perlu mencuci pelindungnya saja.

  6. Selain kasur, pertimbangkan juga dipan atau tempat tidurnya.

    Untuk kebutuhan kamar anak, jenis dipan (bed) dengan desain platform sangat cocok digunakan di kamar anak. Karena dengan begitu, Anda tak perlu menambahkan box spring alias kasur dalam spring, sehingga Anda pun bisa menghemat biaya. Tapi, apabila Anda memertimbangkan dipan dengan desain konvensional, Anda sebaiknya juga membeli box spring berkualitas yang solid.

    Jika Anda membeli kasur spring bed berkualitas tinggi, Anda biasanya bisa menemukan box spring yang matching sehingga Anda bisa membeli keduanya sebagai satu set. Yang pasti, pilih box spring yang ukurannya sama seperti ukuran matras serta muat dengan pas di dalam dipan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *