Taruhan Sepak Bola, Apakah Sama Dengan Judi? Bagaimana Hukumnya

Posted by on January 23, 2020


judi-bolaHukum judi taruhan sepak bola – Pertandingan sepak bola menjadi salah satu acara yang digemari oleh banyak orang. Menonton pertandingan kesebelasan menjadi acara yang seru dan menyenangkan. Belum lagi, nonton bareng teman – teman. Namun hal inilah yang mendorong terjadinya taruhan bola semakin menjadi. Siaran bola yang berlangsung di televisi menjadikan para penggila bola bernafsu untuk bertaruh akan tim kesayangannya. Jika tidak ada taruhan saat nonton bola, rasanya hambar dan tidak seru.

Bahkan sekarang ini, taruhan bola bisa dilakukan secara online dengan janji kemenangan uang bernilai cukup besar. Belum lagi, bandarnya adalah bandar internasional dengan peserta banyak. Mungkin ada yang tertarik melakukannya. Namun apakah taruhan sama dengan judi? Bagaimana hukum di Indonesia yang berlaku? Selain itu, apakah anda suka untuk melihat dan mendapati hasil keluaran sgp setiap harinya? Buka situs kami dan dapatkan pembaharuannya setiap hari.

Taruhan adalah judi

Dalam pengertiannya sendiri taruhan adalah memberikan sejumlah uang. Dalam kamus judi, taruhan menjadi salah satu bagiannya. Dalam pasal 303 ayat 3 KUHP mengatakan bahwa pertaruhan yang dilakukan oleh orang yang tidak mengikuti lomba bisa dikategorikan sebagai judi. Hal ini menjadi bukti bahwa taruhan tetap tergolong dalam judi. Di tanah air, judi menjadi salah satu yang tidak bisa ditoleransi. Hal ini berdasarkan karena memang mayoritas penduduk di Indonesia, yakni muslim.

Dalam hukum islam, judi jelas – jelas haram dilakukan. Judi merupakan transaksi yang dilakukan oleh dua atau beberapa belah pihak akan suatu kepemilikan barang atau jasa yang bisa menguntungkan salah satu pihak, sedangkan pihak lain dirugikan. Dalam judi sendiri ada yang namanya zero sum game, yang berarti kemenangan bisa didapatkan dari kekalahan orang lain.

Dari sini sudah sangat jelas bagaimana taruhan bola dikategorikan dengan judi. Pasalnya, selama taruhan bisa mendapatkan kemenangan, jika orang lain kalah. Hal ini mengacu bahwa salah satu pihak akan mendapatkan keuntungan dan lainnya akan mendapatkan kerugian.

Jenis judi bola 

Stigma judi bola hanya berlandaskan permainan tebak skor atau pemenangan. Hal inilah yang memang sering banyak dibuat taruhan oleh para penikmat bola. Sehingga banyak yang bilang bahwa kegiatan selain itu bukanlah sebuah judi, seperti kapan bola keluar untuk lemparan bebas. Namun apapun bentuknya yang dilakukan saat menonton pertandingan bola dan melibatkan pertaruhan barang atau jasa dikatakan dengan judi. Apalagi, segala kegiatan tersebut berhubungan dengan keberuntungan seseorang.

Hukum taruhan bola 

Segala bentuk perjudian yang dilakukan, baik taruhan bola ada hukum yang berlaku di dalamnya. Di Indonesia sendiri, hukum judi diatur dalam pasal 303 KUHP yang berbicara tentang judi itu sendiri. Permainan taruhan bola merujuk pada ketentuan dalam pasal 303 ayat 3 KUHP yang mengatakan taruhan atau judi ada unsur untung tergantung akan peruntungan atau kepintaran pemain.

Dalam pasal 303 KUHP ayat 1 benar – benar sudah diterangkan bahwa pelaku judi akan mendapatkan setidaknya 4 tahun penjara dan denda sebesar 10 juta rupiah. Hukum tersebut juga berlaku untuk para pemain dalam taruhan bola.

Bagaimana dengan taruhan bola online? Taruhan bola online juga menjadi sesuatu yang sedang marak terjadi. Taruhan terjadi karena kemudahan akses internet dan memang banyak situs taruhan online. Taruhan online juga masih dikategorikan dengan judi dan dasar hukumnya tetap saja. Selain itu, ada juga Undang Undang Informasi dan Teknologi Elektronik yang menjerat pada pelaku judi bola online.

Pasal 27 ayat 2 UU ITE menerangkan akan judi online, salah satunya taruhan bola. Di mana, pasal tersebut benar – benar menjerat para pelaku, para penyebar dan pembuat. Sedangkan untuk jeratan hukuman yang didapatkan lebih berat dibandingkan dengan pasal 303 KUHP ayat 1. Aturan hukuman taruhan bola online ada pada pasal 45 UU ITE yang mengatakan bahwa pelaku judi online akan mendapatkan hukuman maksimal penjara selama 6 tahun dan denda uang maksimal sebesar 1 miliar rupiah.

Jadi, baik taruhan bola yang dilakukan saat nonton siaran langsung atau secara online ada hukum yang berlaku. Hal ini dikarenakan kegiatan judi sudah dianggap sebagai bentuk kejahatan karena merugikan orang lain, seperti kata pepatah “tertawa di atas penderitaan orang lain” menjadi sesuatu yang menyakitkan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *