Mengintip Fakta Dibalik Larangan Judi yang Menarik dan Bermanfaat

http://202.95.10.10/ – Pada era milenial yang semakin maju akan kecanggihan teknologinya ini juga berdampak pada sektor kegiatan di bumi. Jika kegiatan itu merupakan kegiatan yang positif maka akan sangat membantu masyarakat dengan bantuan teknologi yang berkembang. Akan tetapi jika kegiatan itu termasuk salah satu yang merugikan orang lain, maka tak urung jika teknologi dapat merusak moral dan etika masyaraktnya.

Salah satu aktifitas merugikan yang kini juga banyak dilakukan pada dunia online ialah perjudian. Mengingat, saat ini kebanyakan aktifitas dilakukan melalui handphone maka hal itu juga berpengaruh pada judi yang telah mewabah pula di dunia maya. Para penjudi tak habis akal untuk bisa melakukan kegiatan kotor ini. Bahkan fakta dibalik larangan judi yang ada di peraturan negara pun rasanya masih tak dipedulikan oleh mereka.

Padahal jika polisi mengetahui permainan http://202.95.10.10/ itu akan memberikan sanksi yang tidak ringan. Bisa saja berupa denda yang jumlahnya banyak disertai hukuman yang cukup lama. Selain itu, perjudian ternyata juga sangat dilarang keras oleh agama islam dan sudah tertera sebelum bumi ini diciptakan. Pasalnya jika orang berjudi maka akhlaknya pun akan semakin berubah menjadi kurang baik. Oleh karenanya islam memasukkan judi ke kategori dosa besar.

Benarkah Judi Itu Tak Baik? Ini Dia Penjelasan dan Fakta Dibalik Larangan Judi Dari Sudut Pandang Agama Islam

Dilihat dari segi manapun judi merupakan aktifitas haram yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan. Entah itu menggunakan uang, barang, jasa ataupun hal lainnya tetap saja judi bisa berakibat fatal bagi orang lain. Mengutip dari hal itu, di bawah ini terdapat beberapa fakta dibalik larangan judi yang sangat menarik dari sudut pandang agama islam.

Perjudian memiliki sifat adiktif

Orang mungkin akan berfikir tentang apa sih salahnya

melakukan taruhan hanya untuk menyalurkan kesenangan dan hobi belaka?. Fakta dibalik larangan judi ini ternyata masih memicu simpang siur pertanyaan dan pendapat dari berbagai pihak. Namun, penjelasan yang sudah tertera dalam hukum Tuhan apapun kejahatan itu, baik berskala kecil maupun besar semua tetaplah membawa keburukan.

Sebab, bentuk kejahatan sekecil apapun akan

menumbuhkan benih yang akan menjadi besar jika tidak diatasi. Hal itulah yang membuat judi memiliki sifat adiktif atau memaksakan kehendak pada siapapun. Perlu diketahui pula bahwa judi akan menjadi momok serius bagi masyarakat sekitar karena telah melenyapkan sumber daya dengan cara yang buruk serta mengabaikan tanggungjawabnya.

Perjudian termasuk sifat keji

Bersumberkan dari Al-Qur’an kitab suci umat islam

meyakini bahwa judi merupakan sifat keji dan sangat dilarang untuk melakukannya. Tak urung itu jika hanya sebatas mencoba atau bahkan mempergunakannya sebagai pekerjaan utama. Fakta dibalik larangan judi ini sudah tak asing di mata masyarakat terkhususnya islam. Akan tetapi sampai saat ini, judi masih belum bisa dihilangkan dari masyarakat sekitar.

Perjudian membawa ketidakadilan

Tak dipungkiri lagi jika memang perjudian itu bukan

sebuah hal yang membawa keadilan, malahan sebaliknya. Sebab, melalui judi inilah orang-orang yang terlibat di dalamnya akan berusaha mungkin menyingkirkan lawannya dengan berbagai cara. Bahkan hanya untuk mendapatkan hak orang lain, penjudi rela berlaku curang yang jelas akan merugikan pihak sebelah.

 

Perjudian bisa berakibat serakah dan malas

Fakta dibalik larangan judi berikutnya ternyata

berpacu pada timbulnya sikap keserakahan. Orang-orang yang berjudi akan terus-menerus menggeluti permainan haram itu untuk mendapatkan apa yang telah menjadi incarannya. Tak hanya itu, melakukan judi juga akan menimbulkan rasa malas untuk meninggalkan permainan dan memilih lali dalam tugasnya. Hal itulah yang menjadi faktor terbentuknya sikap seperti setan yang malas dan serakah.

Membutakan orang untuk terus bermain

Ketika orang sudah duduk melingkar untuk bermain

judi maka bisa dipastikan terbesit pemikiran untuk terus bermain sampai lupa waktu. Apalagi jika menang, pastilah penjudi akan semakin semangat untuk memenangkan babak berikutnya, padahal jika dilihat dari segi waktu, orang-orang itu telah membuang waktu percuma. Barokah tak didapat dosa semakin menumpuk pada dirinya.

Perjudian melupakan diri dari Tuhan

Jika larangan Tuhan sudah dilanggar pastilah perihal

mengingat dan dekat pada sang kuasa akan terlalaikan. Seorang penjudi tak segan bisa melupakan semua tugas seorang muslim akibat keserakahan dari dalam dirinya sendiri. Hal ini merupakan fakta dibalik larangan judi yang penting untuk diperhatikan.

Pasalnya jika seseorang tidak mampu lagi menahan

syahwatnya untuk melakukan larangan Tuhannya, maka suatu saat nanti pasti akan mendapatkan balasannya. Penjudi tak akan lagi bisa berfikir tentang arti agama bagi kehidupan dunia akhiratnya. Hal itu dikarenakan penjudi sudah dibutakan oleh hasutan setan yang menyesatkan.

Perjudian mendorong sifat hasut dan dengki

Fakta dibalik larangan judi yang terakhir ialah, Islam

selalu mengajarkan pada umatnya untuk tidak memiliki sifat tercela yang dibenci oleh Tuhan. Salah satunya yaitu hasut dan dengki. Judi bisa menjadi perantara orang untuk membenci satu sama lain karena masalah yang terkait pada perjudian itu sendiri.

Nah, demikian penjelasan mengenai fakta dibalik larangan judi menurut pandangan islam. Islam tak akan melarang jika judi tak berakibat buruk bagi manusia. Sejatinya islam selalu memperlihatkan manfaat yang baik untuk seluruh umat manusia di dunia ini. Agar tidak menyesatkan mereka dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *