Larangan Judi Dalam Islam dan Jenis-jenisnya

Getprintersolution.com – Perjudian sering kali menjadi sesuatu yang normal atau biasa-biasa saja di kalangan masyarakat. Tak jarang kita temukan para pemain yang menganggap judi hanyalah sekedar untuk iseng atau seru-seruan. Contohnya sendiri seperti lotre ataupun judi bola. Di mana permainan berlangsung dengan melakukan prediksi baik pada angka atau kesebelasan mana yang akan menang.

Di Indonesia sendiri, judi adalah sesuatu yang ilegal, meskipun sebelumnya permainan ini merupakan sesuatu yang diizinkan oleh negara. Terlebih pada masa Jakarta diperintah oleh Gubernur Ali Sadikin, dunia judi sangatlah berkembang. Apa lagi pembangunan pada masa itu sangat pesat mengingat besarnya pajak yang ditarik dari rumah-rumah judi. Casino adalah tempat di mana bandar dan juga pemain saling dipertemukan di meja judi.

Judi sendiri memiliki arti bertaruh, tidak hanya dengan mata uang, tetapi juga barang apa saja yang memiliki nilai. Judi juga bisa dikatakan sebagai kegiatan untuk mencari keuntungan dengan modal yang kecil, tetapi juga mengandalkan keberuntungan. Jika pemain menang di meja judi, maka seluruh taruhan yang dipasang menjadi miliknya. Namun apabila kalah, maka uang yang sudah dipasangkannya akan hangus. Oleh sebab itu jugalah adanya larangan judi dalam Islam dan juga dari segi hukum negara.

Mengapa judi sangat dilarang keras oleh agama?

Permainan judi ada banyak sekali bentuknya, baik itu dengan kartu seperti Poker dan domino, judi mesin seperti slot, ataupun juga permainan prediksi angka seperti lotre dan togel. Bahkan, semakin maraknya dunia judi, Anda juga bisa menemukannya dalam versi online. Namun, hal demikian sangatlah membawa pengaruh buruk. Jika Anda berpendapat bahwa judi bisa membawa kemenangan berkali-kali lipat, maka hal tersebut bisa merugikan Anda lebih banyak.

Larangan judi dalam Islam sendiri tertuang dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa kegiatan perjudian haruslah ditinggalkan karena membawa kejahatan. Di mana dengan berjudi, orang bisa menjadi malas dan serakah. Bagi mereka yang menggantungkan hidup dengan berjudi, maka hal ini sangatlah buruk karena menyebabkan mereka malas untuk bekerja. Sehingga, kecenderungan untuk bergantung pada keberuntungan pun semakin besar.

Banyak sekali kasus kejahatan yang disebabkan dari judi ini. Mulai dari adanya keserakahan yang menyebabkan saling iri dan dengki. Ada juga perpecahan keluarga karena ekonomi yang memburuk diakibatkan kekalahan beruntun dalam meja taruhan. Bahkan, bagi masyarakat getprintersolution.com ekonomi ke bawah yang mulia mencoba judi, tindak kriminal banyak terjadi. Contohnya saja seperti pencurian hingga kasus pembunuhan. Jelas sekali hal ini tidak seturut dengan kehendak Allah.

Alasan lainnya yang menjadikan judi sangat dilarang ialah bisa menyebabkan pemainnya lupa kepada pencipta. Di mana dengan permainan taruhan ini, orang menjadi kecanduan dan melupakan banyak hal. Salah satunya adalah melupakan kegiatan ibadah, dan tentu hal tersebut sangatlah tidak baik. Maka dari itu, adanya larangan judi dalam Islam jelas bukan tanpa sebab yang jelas. Dari sini saja kita sudah bisa menyimpulkan bahwa judi sangat bertentangan dengan agama, tidak hanya Islam tetapi juga agama mana pun.

Dalam surah Al-Maidah ayat 3, tertulis bahwa Allah mengharamkan segala jenis judi ataupun bentuk pertaruhan apapun. Judi pun merupakan perbuatan dzalim dan tentunya sangat dibenci oleh Allah, karena keuntungan yang didapat berasal tanpa kerja keras. Selain itu juga, hadiah perjudian sendiri merupakan hak milik orang lain yang kita rebut. Maka, jelas hal demikian tidaklah baik adanya bagi orang tersebut.

Selain larangan judi dalam Islam, negara pun tidak mengindahkan adanya perjudian. Hal ini ada dalam KUHP pada pasal 3030 titel XIV dan juga pasal 542 titel VI. Di mana membahas kejahatan melanggap kesopanan dan juga pelanggaran mengenai kesopanan itu sendiri. Siapa saja yang dengan sengaja memberikan kesempatan ataupun menawarkan perjudian, maka akan ditindak secara hukum. Baik itu jenis judi fisik ataupun versi online yang dilakukan dengan cara mobile.

Berikut ini adalah jenis-jenis judi yang diharamkan oleh agama:

  • Membeli kupon undian untuk berbagai tujuan. Hal ini bisa dilakukan dengan membeli lotre ataupun togel. Meskipun terlihat sederhana, namun membeli kupon undian juga masuk dalam kriteria judi, dan tentunya diharamkan oleh agama. Bagi pemain yang sudah menjadikan judi kupon sebagai candu, mereka tak segan melakukan cara-cara yang dilarang. Seperti menggunakan orang pintar ataupun bertindak curang, dan karena itulah pembelian kupon berhadiah termasuk sesuatu yang diharamkan.
  • Melakukan taruhan dengan menerapkan sistem untung-rugi. Salah satu jenis permainan taruhan yang masuk pada larangan judi dalam Islam lainnya adalah taruhan dengan adanya untung-rugi. Dalam permainan judi sendiri jelas ada pihak yang diuntungkan dan juga ada pihak yang dirugikan.

Ternyata hal tersebut tidaklah benar, karena bisa menyebabkan rasa amarah dan tidak senang, serta menimbulkan permusuhan antar pemain. Sehingga, sangatlah dilarang oleh agama, guna menghindari terjadinya hal-hal demikian.

Judi pada dasarnya tidak membawa keberuntungan, sehingga kita sebagai umat Islam dan warga negara yang baik haruslah menaati peraturan dan menjauhi larangan. Sebab, dengan berjudi tidak ada sesuatu positif yang bisa didapatkan selain kerugian. Bagi Anda yang masih bermain judi, maka mulailah untuk berhenti dan menjauhinya dengan mengetahui larangan judi dalam islam. Selain itu juga, apabila seseorang baik bandar atau pemain yang memainkan judi, maka negara siap memberikan hukuman terhadap perbuatannya.

Dengan mengetahui larangan judi dalam Islam dan jenis-jenisnya, kita haruslah tahu bagaimana harus bersikap. Sehingga, kerugian dari perjudian tidak semerta-merta menghampiri kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *