6 Alasan Judi Slot Online Diharamkan Agama

Judi slot online adalah salah satu dari sekian banyak permainan judi. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa judi ini diharamkan oleh agama.

 

Tahukah Anda mengapa judi slot online, dan segala macam bentuk perjudian dilarang oleh agama? Memang, saat ini, dunia perjudian semakin pesat, namun sekaligus lebih sulit untuk dikendalikan. Hal tersebut dikarenakan, zaman dulu, arena perjudian terdapat di jalan-jalan, sehingga pihak berwajib mudah untuk melakukan patroli dan razia.

Seiring berkembangnya teknologi, perjudian kini bebas ditemukan di internet, dan siapapun bisa dengan mudah mengaksesnya. Namun hal ini membawa sejumlah dampak buruk terhadap penggunanya. Dan sesuatu yang dilarang oleh agama, termasuk syariat Islam, pasti akan memberikan efek negatif di belakangnya yang mungkin tidak disadari oleh penggunanya.

Berikut ini adalah beberapa alasan, mengapa judi slot online diharamkan oleh ajaran Islam:

 

  1. Membuat Seseorang Lupa pada Allah SWT

Hal ini merupakan alasan utama mengapa Islam melarang perjudian online. Sebab apapun yang bersifat melenakan, menjauhkan, dan membuat lupa pada Allah SWT. adalah sesuatu yang dilarang.

Dalam QS. Al-Maidah ayat 90 dijelaskan tentang larangan perjudian, yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

 

  1. Bersifat Adiktif dan Susah Dihentikan

Judi slot online adalah sesuatu yang membuat kecanduan atau adiktif bagi siapapun yang mencobanya. Seperti bentuk kecanduan yang lain, berjudi juga akan sangat susah untuk dihentikan ketika seseorang sudah telanjur terjerumus ke dalamnya. Apalagi jika terdapat iming-iming hadiah yang besar bagi pemainnya. Secara medis, ini berkaitan juga dengan senyawa kimia yang diproduksi dalam otak, bernama dopamin.

Seorang pecandu akut, otaknya akan memproduksi dopamin terus-menerus, sama seperti orang yang mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang. Orang tersebut akan menjadi hypersensitive dan ‘sakau’ jika dorongannya bermain judi tidak dipenuhi.

 

  1. Memicu Permusuhan antar Sesama

Perjudian bisa mendorong seseorang melakukan apapun demi mendapatkan keuntungan atau kemenangan. Akibatnya, dalam sebuah permainan, seseorang bisa saling menjegal, menipu, mencurigai, memperdaya, atau bahkan melakukan kekerasan. Tentu hal ini sangat jauh dari ajaran Islam dan Rasulullah yang penuh cinta kasih terhadap sesama.

Hal tersebut sesuai dengan QS. Al-Maidah ayat 91, yang menjelaskan bahwa setan bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara orang-orang yang berjudi dan minum khamar.

 

  1. Menyebabkan Kemalasan

Seseorang yang bermain judi memiliki cara pikir sempit, dan selalu menginginkan pencapaian secara instan. Mereka adalah orang-orang yang ingin mendapatkan banyak uang tanpa perlu melakukan kerja keras. Hal ini adalah bentuk kemalasan yang bisa sangat merugikan bagi seorang pecandu. Seseorang dengan cara pikir seperti itu, tidak akan pernah bisa mengembangkan potensi terbaiknya dan memiliki skill untuk kehidupan nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *